Tampilkan postingan dengan label XI IPA 3 Resensi Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label XI IPA 3 Resensi Buku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 November 2022

Hilangnya Para Aktivis Pembela Rakyat Secara Misterius, Resensi buku Laut Bercerita

 


Judul Buku : Laut Bercerita

Penulis: Leila Salikha Chudori

Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)

Tahun Terbit: 2017

Cetakan : ke-8

ISBN: 978-602-424-694-5

Jumlah Halaman: 394



PENDAHULUAN

Laut bercerita adalah novel karya seorang penulis asal indonrsia bernama Laila Salikha Chudori.  Ia juga merupakan seorang wartawan di majalah Tempo. Novel terbitan tahun 2017 ini, mengangkat tema persahabatan, percintaan, kekeluargaan, dan rasa kehilangan. Dengan berlatarkan waktu di tahun 90-an dan 2000, novel ini mampu membius para pembacanya untuk menerobos ruang masa lalu dan kembali melihat peristiwa yang terjadi di tahun yang bersangkutan. Leila selaku penulis menegaskan bahwa novel tersebut hanya historical fiction, tetapi ia menulis berdasarkan fakta. Sebelum menulis novel ini Leila melakukan wawancara terlebih dahulu secara langsung pada korban yang berhasil kembali atau pada kerabat korban dan melakukan penyelidikan mendalam terkait karakter dari tokoh-tokoh yang ada, tempat serta peristiwa yang sudah berlalu.

“Tetapi jangan sampai kita mencapai titik kelam, karena kelam adalah tanda kita sudah menyerah. Kelam adalah suatu kepahitan, satu titik ketika kita merasa hidup tidak bisa dipertahankan lagi”


SINOPSIS

    Jakarta, Maret  1998

   Di sebuah senja, di sebuah rumah susun di Jakarta, mahasiswa bernama Biru Laut disergap empat lelaki tak dikenal. Bersama kawan-kawannya, Daniel  Tumbuan, Sunu Dyantoro, Alex Perazon, dia dibawa ke sebuah tempat yang tak di kenal. Berbulan-bulan mereka disekap, diinterogasi, dipukul, ditendang, digantung dan disetrum agar bersedia menjawab satu pertanyaan penting : siapakah yang berdiri dibalik gerakan aktivis dan mahasiswa saat itu.

    Jakarta, Juni 1998

   Keluarga Arya Wibisono, seperti biasa, pada hari minggu sore memasak bersama, menyediakan makanan kesukaan Biru Laut. Sang ayah akan meletakan satu piring untuk dirinya, satu piring untuk sang ibu, saru piring untuk Biru Laut, dan satu piring untuk si bungsu Asmara Jati. Mereka duduk menanti dan menanti . Tapi Biru Laut tak kunjung muncul.

   Jakarta, 2000

   Asmara Jati, adik Biru Laut, beserta tim komisi orang hilang yang di pimpin Aswin Pradana mencoba mencari jejak mereka yang hilang serta merekam dan mempelajari testimoni mereka yang kembali. Anjani, kekasih Laut, para orang tua dan istri aktivis yang hilang menuntut kejelasan tentang anggota keluarga mereka. Sementara Biru Laut, dari dasar laut yang sunyi bercerita kepada kita, kepada dunia tentang apa yang terjadi pada dirinya dan kawan-kawannya.


KELEBIHAN

Leila S. Chudori mengambil tema mengenai kemanusiaan pada era Orde Baru yang mana sepantasnya novel ini memperoleh predikat sebagai novel dengan genre historical fiction terbaik. Novel ini mampu membuat pembacanya seperti merasakan apa yang dirasakan aktivis pada masa rezim Soeharto. Sebab novel ini di angkat berdasarkan kisah nyata. Lalu, novel Laut Bercerita  bersifat edukatif. Hal itu dibuktikan bahwa di dalamnya memuat pengetahuan sejarah rezim Orde Baru, sejarah pergerakan dalam menegakkan keadilan sosial, dan asas demokrasi. Dengan begitu, setelah selesai membaca novel ini, ada banyak pengetahuan mengenai sejarah yang akan kalian dapatkan.

   Adapun cerita yang dihidangkan pun mengandung sedikit teka-teki, hal itu yang membuat para pembaca menjadi semakin penasaran akan akhir dari cerita novel ini. Pilihan kata dan penggunaan bahasa terbilang mudah dipahami sebab tidak adanya istilah atau ungkapan asing yang menjadikan para pembaca sukar memahami isi cerita.


KEKURANGAN

   Dalam novel ini Leila S. Chudori menggunakan  alur campuran atau maju mundur, bagi pembaca yang belum terbiasa membaca dengan alur tersebut cenderung  akan kesulitan atau bingung. Oleh kerena itu dibutuhkannya sikap fokus dan  pemahaman seksama dalam membaca agar dapat mengikuti alur.


PENUTUP

    Membaca novel Laut Bercerita seperti sedang membaca sejarah yang hilang, yang diceritakan dari sisi lain. Novel ini cocok dibaca para mahasiswa, organisasi-organisasi kampus, para politikus atau orang-orang yang bercerita tentang kebebasan. Pembaca akan terus terseret dalam permainan emosi karakter-karakternya hingga akhir cerita.

 

Penulis: Widat Nayla Kadir

Editor: Anisa Maharani Risty

Rabu, 23 November 2022

Kembalinya Sang Pendekar, Resensi buku : “Jaka Wulung”

 


Judul buku : Jaka Wulung

Pengarang : Hermawan  Aksan

Penerbit  : 2013

Cetakan : cetakan pertama

ISBN : 978 - 602 - 8811 - 69 – 9

Jumlah halaman : 222 


PENDAHULUAN

Novel Jaka Wulung karya Hermawan Aksan ini merupakan novel trilogi. Yang pertama Jaka Wulung: Pertarungan di Bukit Sagara, lalu ada Jaka Wulung: Jurus Tanpa Nama, dan yang terakhir Jaka Wulung: Pendekar Bunga Matahari. Saya mendapati ketiga buku ini saat mata saya sedang jelalatan di sebuah obral buku. Karna saya menggemari novel berseri, novel trilogi Jaka Wulung yang sedang diobral ini sukses saya tebus.


SINOPSIS

Tiga lingkaran, tiga pertempuran. semua pesrta mengerahkan kemampuan terhebatnya demi membuktikan siapa petarung palin tangguh. namaun ,kecurangan toh tetap terjadi.

Meskipun tahu ada peraturan yang melarang keras untuk mencampuri adu jurus tersebut ,jaka wulung tak peduli nyawa gadis di dalam lingkaran itu dalam bahaya. gadis itu tak sadar siapa lawan yang di hadapinya. Sakti, culas, dan hanya mengejar kemenangan.

Jaka wulung melompat turun, menarik segenap perhatian penonton, termaksud seorang pendarat tangguh yang mulai naik pitam. Sekali lagi jaka wulung harus membuktikan kehenatan.


KELEBIHAN

Terletak dari gaya bahasa yang mudah dipahami dan sudah mengikuti zaman ini membuat pembaca membaca novel ini dengan nyaman, terutama untuk anak muda zaman sekarang. Novel ini juga memiliki alur cerita yang tidak mudah ditebak dan membuat para pembaca menjadi penasaran dan terus membaca .


KEKURANGAN

Didalam novel tersebut sering dijumpai beberapa kata kiasan yang mungkin bisa membuat pembaca sulit untuk memahami makna atau maksudnya.


PENUTUP

Buku yang berjudul jaka wulung yang begitu banyak memberi kita pelajaran dari tolong menolong,  kerjasama, dan tidak putus asa kata buku ini sangat bagus

 

Penulis: Andi Moammar Oetzuko

Editor: Anisa Maharani Risty

Perjuangan Di Luar Zona Nyaman, Resensi buku Catatan Juang

 



Judul Buku: Catatan Juang

Penulis: Fiersa Besari

Penerbit: mediakita

Tahun: 2018

Cetakan: Cetakan kedua

ISBN: 978-979-794-549-7

Jumlah Halaman: 303 Halaman


PENDAHULUAN

Siapa yang tidak kenal dengan Fiersa Besari? Seorang musisi ternama di Indonesia dengan segudang prestasi. Selain menjadi seorang musisi, Fiersa Besari  juga merupakan seorang penulis, lirik-lirik dalam lagu-lagunya beberapa Ia jadikan sebuah buku. Salah satu buku yang telah ia terbitkan adalah Catatan Juang, buku ketiganya ini merupakan lanjutan dari buku Konspirasi Alam Semesta walaupun buku ini merupakan buku dwilogi namun bisa dibaca secara terpisah karena mengangkat kisah yang berbeda.

Buku bersampul merah didesain bak buku tua,  dibuku ini kita diajak menjelajah tiap catatan yang dituliskan oleh Juang dalam tiap lembaran bukunya.


SINOPSIS

Kasuarina, seorang gadis yang bercita-cita menjadi seorang sineas, namun ia harus menimbun dalam-dalam mimpinya tersebut demi menafkahi keluarganya dengan  bekerja sebagai sales asuransi sebuah bank besar. Hari-harinya terasa sangat membosankan ditambah lagi masalah yang menimpanya sampai suatu waktu ia tak sengaja mendapatkan sebuah buku bersampul merah di dalam angkutan umum. Ia mengambil buku itu dan melihat isinya semua tulisan yang ada dibuku itu ia baca dan perlahan-lahan kehidupan suar mulai berubah, baik tentang kehidupan pekerjaannya, mengejar cita-cita, pradigma dan juga perihal cinta. Suar seperti terhipnotis dan kagum pada pemikiran-pemikiran juang yang tertuang dalam buku tersebut. Catatan itu ia anggap sebagai obat kuat dan pil penyemangat untuknya. Keberanian muncul di diri Suar dan petualangan mulai mengisi hari-hari nya dengan kesan yang istimewa.

“Seseorang yang akan menemani setiap langkahmu dengan satu kebaikan kecil setiap harinya”

tertanda,

Juang


KELEBIHAN 

Jikalau membahas kelebihan, buku catatan juang ini hampir tidak ada kekurangan alias semuanya kelebihan wkwkw, mulai dari kalimat yang digunakan dan penyusunan kalimatnya yang rapi dan indah dan juga mudah dimengerti, banyak membahas isu-isu dikehidupan sehari-sehari mencakup sosial hingga Negara, alur ceritanya disusun dengan sistematis dan didukung oleh data-data yang ada di kehidupan nyata dan yang paling penting, kenapa penting? Karena buku ini banyak mengajarkan kita moral-moral kehidupan, kutipan-kutipan motivasi agar kita bisa semangat dalam mengejar cita-cita kita dan menjalani kehidupan dengan penuh makna melalui setiap kata di dalamnya, asik sekali.


KEKURANGAN

Kekurangan dari buku ini menurut saya adalah cover bukunya. Cover buku ini bisa dibilang kurang menarik, bagi orang-orang yang membeli atau membaca buku dilihat dari covernya kemungkinan besar malas untuk membaca buku ini.

Dan kekurangan buku ini juga ada pada awal ceritanya, di awal cerita menurut saya sedikit membosankan tetapi jika kita sudah niat untuk membaca buku ini maka semakin jauh akan semakin terkesima dengan isi bukunya.


PENUTUP

Sangat menarik, unik dan tidak lebay itulah penggambaran secara umum buku Catatan Juang menurut saya. Kebanyakan novel berisi kisah-kisah percintaan yang begitu-begitu saja namun berbeda dengan Catatan Juang, buku ini mengandung semua unsur dalam kehidupan sehari-hari selain itu isi buku ini juga mengajarkan kita arti dari sebuah kehidupan. Jadi buku ini sangat-sangat direkomendasikan untuk dibaca apalagi dikalangan remaja-remaja seperti saya sendiri karena dimasa-masa seperti ini kita masih bingung kemana arah untuk kita melangkah dan bingung dengan jati diri kita sendiri maka dari itu buku ini sangat cocok untuk dibaca.Uhuyyy


ILYA JUANG

Tertanda,

nisa


Penulis: Anisa Maharani Risty

Editor: Anisa Maharani Risty

Mengejar Makna Cinta, Resensi buku The Geography Of Love

 



§  Judul Buku                        : The Geography Of Love / Leibe in Zeiten der Cola

§  Penulis                              : Peter Theisen

§  Penerbit                             : Ullstein Extra, Qanita (Indonesia)

§  Tahun Terbit                      : 2013

§  Cetakan Pertama               : Oktober, 2015

§  ISBN                                 : 978 - 601- 1637 – 77 - 7

§  Jumlah halaman                : 400 Halaman


PENDAHULUAN 

The Geography of Love merupakan buku jenis dokumenter karya Peter Theisen yang menceritakan mengenai pengalamannya mencari makna cinta diberbagai belahan bumi. Buku ini awalnya memiliki judul Leibe in Zeiten der Cola yang kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris menjadi The Geography Of Love. Begitu pula dengan Bahasa yang digunakan pada buku ini yang awalnya menggunakan Bahasa Jerman tetapi diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris oleh penerbit Ullstein Extra dan Bahasa Indonesia oleh penerbit Qanita.

Peter Theisen sebagai penulis buku ini adalah lulusan etnologi, afrikanistik dan geografi yang lahir pada tahun 1966. Dia adalah penulis dokumenter dan reporter untuk ZDF (stasiun televisi negara kedua di Jerman). Selain itu ia fasih berbahasa Inggris, dia berbicara Bahasa Spanyol, Prancis, dan Swahili.

Ia melakukan perjalanan mengejar makna cinta diberbagai belahan dunia dengan berbagai macam topik yang menarik dan menggambarkan keadaan negara tersebut. Seperti Georgia yang negerinya tabu, Zanzibar dengan dua pesta perkawinan dan serunya gelak tawa, Sumatra dengan cerita seorang macho disekumpulan Wanita kuat serta negara lain dengan judul penelitian yang menarik.

 

SINOPSIS

Di cover belakang buku ia menuliskan tagline dan juga sinopsis yang akan menggambarkan bagaimana isi buku dari hasil ia berkeliling dunia. Peter menuliskan “Rasa Coca-cola di mana-mana sama; Tapi bagaimana rasanya cinta?”. Menarik bukan persamaan coca-cola disandingkan dengan pertanyaan rasanya cinta. Bagi saya tagline tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri untuk mengenal lebih jauh isi buku.

Selanjutnya si Peter Theisen menuturkan sinopsis buku ini dalam dua paragraf yang bertuliskan : ‘Di Georgia, kulit domba yang dihamparkan artinya siap menuju pernikahan. Di Indonesia, adat Minangkabau, orang yang naik dan turun dari tangga yang sama artinya menabuh gendering perang pada keluarga pengantin, Pada pesta-pesta pernikahan di Zanzibar, kaum perempuan mabuk buah pala hingga tak sadarkan diri. ……. Sesungguhnya apa persamaan cinta dalam berbagai budaya di dunia? Peter Theisen mencari jawabnya dengan berkeliling dunia mengadakan petualangan “Tour d’amour” yang menegangkan sekaligus lucu’.


KELEBIHAN 

Saya sangat mengapresiasi rasa penasaran Peter Theisen yang dituangkan melalui perjalanannya mengelilingi dunia mencari makna cinta dan dalam bentuk buku dokumenter. Bukan suatu hal yang mudah untuk berbaur dengan adat istiadat yang berbeda dan memulai penelitian. Buku ini memberi jawaban untuk orang-orang yang penasaran mengenai budaya percintaan disuatu negara. Peter juga memilah penelitiannya dengan isu-isu yang terkenal dari negara tersebut. Ia akan mencari jawabnnya dan mengaitkannya atau membandingkannya dengan negara lain.

Selain itu, buku The Geography Of Love tidak terlalu bosan dibaca karena selalu ada lelucon atau kisah lucu disetiap babnya. Mulai dari Peter ketakutan menjadi korban dari Mafia Kolombia, menjadi bahan olok-olokan dengan panggilan bule di Indonesia, kejatuhan manga dan lain halnya yang tentu akan membuat pembaca terhibur.

Lalu. jawaban dari tiap-tiap penelitiannya akan dituangkan secara sederhana yang membuat pembaca mudah memahami penelitiannya. Buku ini akan menambah wawasan mengenai budaya, keadaan realita, dan makna cinta sebenarnya dari kalangan muda mudi hingga kakek-nenek. 


KELEMAHAN

Kelemahan. Menurut saya satu kelemahan dari buku ini yaitu terjemahan Bahasa Indonesianya. Kadang kala saya sebagai pembaca mendapati banyak sekali kalimat yang rancu yang akan membuat saya harus membaca dua kali paragrafnya untuk memahami lebih jauh. 


PENUTUP

Tapi hal tersebut tidak menampik kemungkinan untuk menyarankan membaca buku ini. Saya menyarankan para khayalak untuk membaca buku ini. Buku ini akan memberikan pembaca wawasan budaya dan makna cinta serta mengambil poin penting dari tiap kejadian. “Cinta tidak harus kau temukan, Cintalah yang akan menemukanmu”. -Loretta Young

Sampai jumpa dibuku lainnya!


Penulis: Faza Nur Aulia Suraya

Editor: Anisa Maharani Risty

Selasa, 22 November 2022

Selalu Ada Jalan disaat Allah Menghendaki ,Resensi buku Tuhan Maha Romantis




- Judul buku = TUHAN MAHA ROMANTIS

- Penulis = Azhar Nurun Ala

- Penerbit = Azharologia Books

- Tahun Terbit = 2016

- Cetakan = Cetakan Kelima

- ISBN = -

- Jumlah Halaman = 215


 PENDAHULUAN

       “Ketika ekspresi rindu adalah doa, tak ada cinta yang tak mulia”semua pernah merasakan cinta. Kita pernah jatuh cinta. Mencintai dan dicintai, itu adalah perasaan yang sangat normal dan lumrah dialami setiap manusia. Hanya saja kadang perasaan cinta tak selalu membawa bahagia. Ada luka dan ujian juga di dalamnya.

        Novel Tuhan Maha Romantis ini bercerita soal kisah Rijal Rafsanjani akan cintanya pada Annisa Larasaty.

 

SINOPSIS

Rijal adalah seorang mahasiswa baru di Universitas Indonesia. Ia kemudian bertemu dengan Annisa yang tak lain adalah kakak angkatannnya. Pertemuan itu menghadirkan sesuatu yang tak biasa di hati Rijal. Terlebih, Rijal dan Laras makin dekat dan akrab melalui kecintaan mereka yang sama akan puisi.

Laras menjadi sumber inspirasi Rijal. Tumbuh dengan latar belakang keluarga yang taat beragama, Rijal sadar diri kalau ia tak bisa bermain-main dengan perasaan cinta. Sebuah rencana besar ia buat untuk Laras. Sayangnya, sebuah kejadian menimpa Laras sampai akhirnya ia harus pergi jauh ke Selandia Baru.

Ketika akhirnya Rijal dan Laras bisa kembali bertemu, Rijal dihadapkan pada konflik batin. Rijal saat itu sudah akan menikahi Aira. Tapi di sisi lain, ia tak bisa membohongi dirinya sendiri kalau ia masih ingin mendapatkan hati Laras. Di sinilah kemudian Rijal harus membuat keputusan sendiri.


KELEBIHAN

Tuhan Maha Romantis ini kaya akan diksi yang indah. Ada selipan puisi-puisi yang tak kalah menghangatkan hati. Meski konfliknya sederhana, soal perjuangan Rijal mendapatkan cintanya tapi ada banyak pesan-pesan indah di dalamnya. Soal menata hati ketika dilanda rasa cinta hingga soal kesabaran dalam kerinduan.

Yang menarik juga dari novel ini adalah soal keluarga dan persahabatan. Betapa hangatnya keluarga Rijal dengan sosok Bapak yang begitu bijak. Bapak yang selalu memberi nasihat dan petuah yang menguatkan hati setiap harinya. Persahabatan Laras dan Tasya yang begitu akrab. Rasa-rasanya hidup jadi terasa lebih indah saat kita selalu memiliki sahabat yang selalu ada untuk kita.


KEKURANGAN

Hanya saja penulis kurang teliti dalam menulis buku, ada beberapa kata yang kurang hurufnya, sehingga kita sebagai pembaca merasa ambigu terhadap apa yang penulis tuliskan.


PENUTUP

Demikianlah rencana Tuhan, tiada satupun yang tahu apa yang akan tejadi besok, Namun itulah yang harusnya menguatkan kita, saat tuhan punya scenario yang menurut kita tiak menyenangkan, Tuhan mungkin punya rencana lain…


Penulis: Muh. Abyan Ridha Tahir

Editor: Anisa Maharani Risty

Berawal Dari Tabrakan Di Toko Buku, Resensi buku Konspirasi Alam Semesta


-          Judul Buku            : Konspirasi Alam Semesta

-          Pengarang             : Fiersa Besari

-          Tahun Terbit         : 2017

-          Cetakan                 : Cetakan Pertama

-          ISBN                     : 978-979-794-535-0

-          Jumlah Halaman   : 244


SINOPSIS

Oleh karena ia terlahir dari ayah seorang “ekstapol”, Juang Astrajingga harus selalu siap untuk menghadapi segala cemoohan dan celaan dari orang lain, termasuk tetangganya. Juang seorang pria yang memiliki penampilan fisik yang cukup menarik, meski memiliki brewok tipis dan kumal yang menghiasi wajahnya, serta alis tebal yang mendukung sepasang mata tajam miliknya. Juang pernah menjadi seorang petualang yang kerap lompat dari satu pelukan ke pelukan lainnya. Bagi Juang, pelukan adalah pelukan, soal perasaan, itu berbeda cerita.

Bandung, September 2011, Juang sedang mencari sebuah buku yang langka. Di saat itu, Juang tidak sengaja menabrak seorang wanita. Buku-buku yang ada di sekitar mereka pun terjatuh, dan secara tidak sengaja lagi, mata mereka saling bertemu ketika Juang hendak mengembalikan buku-buku yang terjatuh itu. Tatapan pertama dengan wanita itu seolah membuat dunia Juang berhenti bergerak. Benar-benar, tidak ada yang akan tahu apa yang direncanakan alam semesta. Berawal dari tabrakan di toko buku, bertemu lagi untuk melaksanakan tugas, hingga naik bianglala berdua, dan merencanakan untuk mendaki bersama.

Juang yang merupakan seorang jurnalis harus melaksanakan tugas yang menuntutnya menempuh perjalanan yang berisiko. Juang kemudian harus meninggalkan Ana yang baru saja merasa nyaman menjalin hubungan dengannya untuk melaksanakan tugas itu. Ketika Juang pulang dari perjalanannya selama berbulan-bulan itu, semesta kembali menguji Juang dengan memberikan kabar bahwa sang ibunda masuk rumah sakit, karena sakit lambungnya kian bertambah parah. Lagi-lagi, Juang harus kuat untuk bertahan dan menerima kenyataan pahit yang sedang dialaminya.

Hingga, ibunda Juang pergi meninggalkan dirinya dan dunia, dan Juang pun kehilangan cahaya hidupnya. Juang sontak memaki dirinya sendiri yang belum sempat mengabdi kepada sang ibu. Ana paham dengan keadaan Juang yang sedang berduka. Ana memutuskan untuk tidak memberitahu Juang terkait dirinya yang harus melakukan operasi pengangkatan tumor. Ana kemudian hanya menyerahkan hidupnya kepada semesta, kepada takdir. Ia berpasrah diri jika memang tidak dapat melanjutkan kehidupannya.

Sebuah pesan dari Ayah Ana membuat Juang langsung kembali ke Bandung dan pergi meninggalkan Nias. Juang pulang menemui Ana yang sedang berbaring di rumah sakit. Juang lantas berusaha meyakinkan Ana untuk melakukan operasi, tidak ada harga yang dapat membayar nyawa. Juang juga meyakinkan Ana bahwa ia cukup kuat untuk berbagi penderitaan dengannya. Tumor kecil di kepalanya telah lenyap. Juang dan Ana kemudian menikah. Mereka berdua berjanji untuk saling mendampingi hingga hari tua, hingga maut memisahkan mereka berdua.

Juang lagi-lagi harus melaksanakan tugasnya dan pergi meninggalkan Ana. Juan kini harus pergi untuk membantu sahabatnya yang terkena letusan Gunung Sinabung. Sekuat apapun Ana menahan Juang untuk tidak pergi, keputusan Juang tidak akan berubah.Juang kemudian pergi meninggalkan Ana yang ternyata sedang mengandung buah hati mereka. Juang membantu korban bencana meletusnya Gunung Sinabung dengan mengerahkan segala kemampuannya.

Namun, naas nasibnya, Gunung Sinabung ternyata belum sepenuhnya stabil. Ketika Juang sedang mengevakuasi warga yang enggan untuk mengungsi, awan panas dari Gunung Sinabung kembali menyembur. Awan panas itu membinasakan banyak orang yang berada di sekitarnya, termasuk Juang yang sedang bergerilya mengabdi. Buah hati Ana dan Juang kemudian lahir. Ilya Astrajingga namanya, ia menjadi pengganti Juang yang akan menemani Ana.


KELEBIHAN

Fiersa Besari menuliskan novel Konspirasi Alam Semesta ini dengan begitu indah, tersusun rapi, dan menggunakan bahasa yang mudah untuk dimengerti. Hal ini kemudian dapat membuat para pembacanya nyaman ketika membaca novel ini.

Novel Konspirasi Alam Semesta ini mengandung banyak pembelajaran yang bisa didapatkan pembaca. Mulai dari arti kesabaran, ketegaran, pantang menyerah, arti cinta, hingga kisah inspiratif yang dapat membangkitkan semangat nasionalisme. Fiersa Besari menyelipkan informasi mengenai daerah Nusantara yang jauh dari keramaian kota besar, tetapi memiliki rasa kekeluargaan yang hangat.


KEKURANGAN 

Novel Konspirasi Alam Semesta ini dituliskan Fiersa Besari dengan bahasa yang indah, seperti syair dan sajak. Penggunaan bahasa ini menjadikan novel ini menarik, tetapi di sisi lain dapat dinilai terlalu tinggi, sehingga tidak semua orang dapat memahami makna yang disampaikan secara benar.


PENUTUP

Sesungguhnya segala hal adalah baik, jika kita dapat memandangnya dengan cara yang baik. Penentuan atas baik dan buruk ditentukan oleh diri kita sendiri. Cinta sejati itu nyata adanya. Cinta yang akan bertahan meski diterjang badai berulang kali. Cinta yang hanya akan dipisahkan oleh maut. Hendaknya kita selalu tegar, semangat, dan pantang menyerah dalam menghadapi segala tantangan yang ada di kehidupan ini. Percaya kepada Tuhan, percaya kepada semesta, percaya kepada orang di sekitar bahwa kita dapat melaluinya, dengan bantuan mereka.

Hal yang paling penting dari menjadi seorang manusia adalah untuk menyebarkan kebaikan. Memberikan lebih baik dibanding menerima. Jangan hanya berharap untuk mendapatkan perbuatan baik dari orang lain saja. Seperti senja yang bisa dianggap membawa kepada kegelapan, tetapi juga dapat dianggap sebagai sesuatu yang indah, yang membawa kita menemukan bintang-bintang. Senja memang akan membawa kita menemui kegelapan, tetapi jika kita mengetahui cara untuk bersyukur, kita akan menemukan banyak bintang dalam gelap yang dapat kita nikmati. Senja menjadi awal dari kisah cinta Juang dan Ana.

ILYA, merupakan kata terindah dalam kehidupan percintaan Juang dan Ana. I Love You,

 Always.


Penulis: Achmad Khalil Adzakwan

Editor: Anisa Maharani Risty

Kisah Cinta Mata-Mata Dalam Menyelesaikan Misi Negara, Resensi buku Spy In Love

 

PENDAHULUAN

Seperti judulnya, Spy in Love, buku ini bercerita mengenai seorang mata-mata yang menyamar sebagai pegawai sebuah hotel di Penang, Malaysia. Putra Nusantara, harus mengemban tugas untuk melindungi Jasemine, anak tunggal dari Datuk Syarif, petinggi dari Malaysia. Dalam menjalankan misinya, ia harus membuat Jasemine jatuh cinta padanya.

Awalnya hubungan Putra dengan Jasemine hanyalah permainan rasa yang Putra ciptakan. Namun lambat laun, Putra terjebak dalam permainannya sendiri. Ia benar-benar jatuh cinta dengan Jasemine. Jasemine yang sama sekali tidak tahu mengenai misi Putra, akhirnya menerima Putra, karena ia ingin segera melupakan masa lalunya yang menyakitkan dengan pria Bali bernama Darma.


SINOPSIS

Hotel di tepi pantai Pulau Penang! Aku tak sabar memulai hidup baru bekerja di hotel impian. Ternyata Tuhan masih sayang kepadaku, setelah beberapa waktu lalu memberikan ujian yang kukira tak akan bisa terlewati. Eh, atau memang belum terlewati? Coba, siapa yang tidak putus asa jika ditinggal menikah kekasih dengan teman sendiri?

Dan, di sinilah aku sekarang. Berharap angin laut Penang bisa menerbangkan sisa patah hatiku. Tapi, belum apa-apa, aku sudah terlibat lagi dengan urusan laki-laki! Putra, lelaki itu sebenarnya menarik, tapi ia terus berada di dekatku seperti seorang penguntit. Ia juga sering memergokiku dalam keadaan yang memalukan. Apa yang diinginkannya dariku?

 Ish, aku harus berhati-hati agar tidak selalu berurusan dengannya, apalagi sampai jatuh cinta. Eh, kenapa aku sampai berpikir begitu? Tidak, tidak! Ah, pokoknya aku tak mau jatuh untuk kali kedua!.


KELEBIHAN

Walaupun buku ini berlatar tempat di Penang, Malaysia tetapi bahasa yang digunakan dalam cerita ini adalah bahasa Indonesia. Bahasa yang digunakan buku ini juga sangat mudah dipahami dan tidak mengandung bahasa kiasan yang harus membuat para pembaca berpikir mengenai isi cerita. Alur cerita yang ringan. Seperti judulnya Spy in Love dalam novel ini pembaca ikut merasakan bagaimana darah dan keringat menyatu untuk menyelamatkan seseorang yang dicinta.


KEKURANGAN

Endingnya yang mudah ditebak, tetapi walaupun begitu konflik yang disajikan didalamnya begitu menarik untuk terus membaca cerita ini sampai habis. Setelah membaca buku ini, terasa seperti ada yang kurang dari cerita ini, rasanya cenderung seperti kurang greget. Dalam buku ini kesan action dan romance nya tidak begitu menonjol, tidak sesuai dengan judul “ Spy in Love” yang seharusnya lebih misterius sebagai ciri khas dari “spy”.


PENUTUP

Menurut saya novel ini dapat dibaca untuk segala kalangan umur, alur yang cerita yang ringan dan jiwa romance yang tidak begitu menonjol membuat buku ini dapat dibaca oleh para remaja. Ada banyak pesan yang dapat kita ambil dari novel ini karena setiap awal bab penulis menyajikan quote-quote yang mewakili isinya. Tetapi yang paling membekas dalam ingatan saya adalah:

Melupakan bukanlah perkara mudah karena dalam proses melupakanmu kamu harus melewati proses mengikhlaskan. Dan, mengikhlaskan yang pernah tergenggam bukanlah hal yang mudah


Penulis: Jasmita Zania Putri Hamlin

Editor: Anisa Maharani Risty

Belajar Berbahasa Tidak ada ruginya, Resensi buku “99% sukses menguasai bahasa jepang”

 

Pengarang : Sugest

Penerbit : Gudang Ilmu

Tahun Terbit : Cetakan 1, 2010

Cetakan : 15 kali 25cm

ISBN : 978-602-96311-1-1

Jumlah halaman : 100 halaman


PENDAHULUAN

Selain bahasa inggris, bahasa lain yang banyak di pakai dalam dunia internasional adalah bahasa jepang. Untuk itu kita di tuntut untuk dapat menguasainya. Karena selain banyak perusahaan yang membutuhkan orang-orang yang mampu berbahasa jepang juga akan mempermudah anda untuk membuka akses internasional.


SINOPSIS

Agar anda dapat menguasai bahasa jepang dengan baik dan benar, buku ini hadir memberikan solusi kepada siapa saja yang ingin menguasai bahasa jepang secara cepat dan tepat

Buku ini di susun menggunakan system terpadu dengan materi-materi yang tepat sasaran mulai dari partikel, kata ganti, bilangan, waktu, kata kerja,kata sifat. Pola kalimat dan juga percakapan-percakapan yang biasa di gunakan di berbagai suasana sehingga buku ini sangat mudah di pelajari oleh siapapun

Dalam pengucapan bahasa jepang haruslah benar, karena pengucapanyang salah akan merubah arti/makna kata tersebut. Jadi buku ini sangat tepat untuk anda miliki sebagai panduan menguasai bahasa jepang.


KELEBIHAN

Kelebihan buku ini ada pada penjelasan yang cukup detail dan lumayan mudah di mengerti mulai dari partikel, kata ganti, kata bantu, dan kapan kita harus menggunakan kata tersebut dalam suatu kalimat.


KEKURANGAN

Kekurangan dari buku ini adalah tidak adanya vocabulary atau hafalan perkata untuk para pemula agar bisa menghafal beberapa kosa kata yang sering digunakan dalam kehidupan sehari hari. Dan tidak semua contoh kalimat dalam buku ini punya terjemahan bahasa Indonesia.


PENUTUP

Jika kita ingin mempelajari sesuatu tentu harus dengan penuh semangat, tekun dan niat yang baik. Tidak ada salahnya belajar sesuatu yang baru karena kita tidak akan tau kalau ilmu yang kita pelajari sekarang akan sangat berguna di kemudian hari

Penulis: Fahrul Rijal Sufri

Editor: Anisa Maharani Risty

Memperjuangkan atau mengikhlaskan, Resensi buku Teka-Teki Rasa

 


Judul Buku: Teka-Teki Rasa

Penulis: Ahimsa Azaleav

Penerbit: Lampudjalan

Tahun terbit: 2016

Cetakan: Pertama 2016

ISBN: -

Jumlah halaman: 212 halaman


PENDAHULUAN

Buku ini merupakan novel pertama yang di tulis oleh Novi Ahimsa Rosikha atau akrab dikenal dengan nama pena ‘Ahimsa Azaleav’ yang merupakan seorang lulusan ilmu komunikasi Universitas Telkom, Bandung. Berdasarkan buku ini, baginya memperjuangkan atau mengikhlaskan bukanlah pilihan. Itu adalah dua sisi yang tak bisa dipisahkan. Karena perjuangan tanpa keikhlasan hanya akan menyisakan sakit hati jika apa yang diharap tak sampai. Sedang keikhlasan tanpa perjuangan bukanlah keikhlasan, Tapi menyerah.


SINOPSIS

Hafiz berhenti menghubungi Hasna sejak mereka lulus SMA. Hasna sendiri memilih menjauhi Hafiz sejak ia memilih mengenakan jilbab. Kehidupan mereka berubah. Tak ada lagi obrolan-obrolan konyol yang biasanya rutin memenuhi inbox keduanya. Belum lagi jarak dan kesibukan yang memang memisahkan. Hafiz sibuk kuliah di Fakultas Kedokteran di Jogja, sementara Hasna disiplin belajar di salah satu perguruan tinggi ikatan dinas di Jakarta. Keduanya komitmen belajar dan tenggelam dalam aktivitas masing-masing. Satu yang sama, mereka berprinsip tak akan pacaran.

 Empat tahun berlalu. Cerita mereka seakan tak pernah ada. Tapi teka-teki di antara mereka masih belum terjawab. Meminta diurai.

ini tentang penantian dua orang tanpa kepastian, saling menerka dalam tanya, ingin bergerak tapi belum berani bertanggung jawab, ingin melepaskan tapi terbelenggu oleh sesaknya rindu dan cemburu. Ini tentang perjuangan dan keikhlasan. Ini tentang kisah yang menyimpan teka-teki. Teka-teki rasa.


KELEBIHAN 

Cerita dalam novel ini menggunakan bahasa yang ringan dan modern, sehingga dapat dengan mudah dicerna oleh para pembaca. Alur cerita yang dimilikinya juga sangat menarik, mulai dari watak para tokoh, hingga pemecahan masalah didalamnya. Serta memiliki banyak amanat-amanat penting bagi para kaum remaja zaman sekarang.


KEKURANGAN

Didalam novel tersebut sering dijumpai beberapa kata kiasan yang mungkin bisa membuat pembaca sulit untuk memahami makna atau maksudnya.

 

PENUTUP

Buku berjudul “Teka-teki rasa” karya Ahimsa Azaleav ini sangat direkomendasikan untuk dibaca. Buku ini cocok untuk para kalangan remaja, karena memiliki alur yang berbau romansa. Novel ini mengandung banyak amanat, novel ini mengajarkan kita untuk ikhlas menerima takdir tuhan, dan tidak mengeluh atas sesuatu yang telah terjadi. Karena itu merupakan bentuk rukun iman Ke-6, yaitu beriman kepada qada’ dan qadr.

Penulis: Nabil Hakim Alfikri

Editor: Anisa Maharani Risty

Berdamai dan Berteman Dengan Diri Sendiri, Resensi buku Loneliness

 


Identitas Buku :

Judul Buku : Loneliness is My Best Friend

 (Kesepian, Kawan Karibku)

Pengarang : Alvi Syahrin

Penerbit : Alvi Ardhi Publishing

Tahun Terbit : Agustus 2022

Cetakan : Pertama

ISBN : 978-623-97002-2-5

Jumlah Halaman : 306 halaman


PENDAHULUAN

“Dan, disinilah kamu, menyentuh buku ini, sendiri saja, trying to feel something, trying to find a friend, dan kamu sudah ada di langkah yang tepat, karena buku ini, ada 45 bab yang membantumu berdamai dengan rasa sepi.”

Buku ‘Loneliness’ merupakan buku kedua dari self-healing (1) insecurity is my middle name, (2) loneliness is my best friend karya Alvi Syahrin. Lewat buku ini pembaca seolah memiliki teman baru yang menemaninya saat sendiri dan kesepian. Tapi pertemanan ini akan menjadi pertemanan yang unik, seperti kata penulis “one of the most unique friendships you’ll ever have”. Penulis menuliskan buku ini seakan sedang berkomunikasi dengan pembaca, jadi pembaca merasa sedang berbincang dengan penulis. 


REVIEW

Buku “loneliness” mengajarkan, bahwa kesepian itu hal wajar dan normal yang dialami manusia. “everyone feels lonely, you’re not alone. Everyone feels lonely, kamu bukan korban it’s just a normal feeling” (halaman 95). Dan kesepian tidak hanya berlaku untuk orang-orang introvert saja. Pada momen tertentu, orang ekstrovert juga mengalami kesepian. Dan positifnya, dengan kesepian dan kesendirian manusia bisa lebih dekat dengan Allah yang menciptakan. Dengan kesepian dan kesendirian manusia bisa recharge energy. Dengan kesepian dan kesendirian, manusia bisa mengintropeksi diri, dan menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya.

Buku “loneliness” membuat pembaca sadar, bahwa “tidak ada teman yang sempurna didunia yang tidak sempurna” (halaman 157). Teman itu bukan psikolog yang selalu mengerti kondisi mental seseorang, berteman butuh banyak pemakluman karena teman memiliki sifat yang berbeda-beda, memiliki cara peduli yang berbeda-beda, jangan pernah samakan sifat teman dengan sifat diri sendiri. Jangan membuat ekspektasi-ekspektasi apapun itu kepada teman, karena hal itu akan melahirkan hubungan pertemanan yang toxic.

Buku ini mengajak pembaca agar tetap menjadi orang yang bermanfaat untuk orang yang terkesan memanfaatkan, karena “Allah tidak akan pernah merugikan orang yang bermanfaat, tapi orang yang memanfaatkan orang lain merekalah yang merugi” (halaman 123).

Pembaca menjadi seorang yang selalu mengingat  Allah dan selalu bersyukur atas apa yang telah Allah takdirkan kepada hamba-Nya. Membuat pembaca selalu berpositif thinking atas skenario-skenario Allah yang tidak bisa ditebak jalan ceritanya. menjadikan Allah sebagai tempat cerita terbaik yang selalu ada bersama hamba-Nya, bukan menjadikan manusia sebagai tempat cerita terbaik yang bisa datang dan pergi kapan saja.

Buku “loneliness” juga terdapat beberapa kekurangan. Yaitu, kata penyemangat dalam buku ini terkadang membuat mental pembaca semakin depresi, atau biasa disebut dengan ‘Toxic positivity’. Karena dalam buku ini penulis terus menerus mendorong pembaca yang sedang mengalami masalah untuk melihat sisi baik dari kehidupan, tanpa memberi kesempatan pembaca untuk meluapkan perasaannya.

Jadi bagi pembaca yang mudah terdoktrin dengan kata-katas apapun, harus berhati-hati ketika membaca buku ini, karena bisa saja membuat mentalnya menjadi semakin depresi, karena buku ini mengandung kata penyemangat yang sifatnya ‘Toxic posvity’.

Buku ini juga tidak disarankan untuk pembaca yang beragama non-Muslim, karena dalam buku ini penulis banyak menerangkan ayat Al-Qur’an, dan solusi yang paling ditonjolkan penulis untuk permasalahan dalam menghadapi kesepian dibuku ini adalah untuk selalu mengingat Allah dan selalu meyakini bahwa kita sebenarnya tidak kesepian dan tidak perlu merasa sepi,karena ada ‘Allah’ yang selalu menemani.


PENUTUP

Diluar dari itu, buku ini sangat cocok dibaca bagi orang yang sedang merasa kesepian dan bingung harus berbuat apa untuk menghadapi rasa sepi. Karena setelah membaca buku ini pembaca jadi lebih bisa menerima dan menghargai kesendirian dan tidak selalu menyalahkan diri sendiri atas semua kesalahan-kesalahan yang dialami. Pembaca jadi bisa memaklumi adanya perbedaan sifat dalam pertemanan, menjadi seorang yang penyabar yang selalu berbuat baik kepada siapa saja.

Penulis: Aqilah Butsainah Alhaj

Editor: Anisa Maharani Risty

Resensi Lagu Pluto Projector By Rex Orange County

  Artis: Rex Orange County Dirilis: 2019 Album: Pony Genre: Alternatif/Indie Rsensi Lagu: Lagu ‘Pluto Projector’ milik Rex Orange ...